LAMPUNG TIMUR Melayupost.comβ Semangat sakai sambayan atau gotong royong masih begitu kuat di Desa Sido Rahayu, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur. Puluhan warga bahu-membahu membangun jembatan menuju area persawahan secara swadaya, demi membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat, terutama menghadapi musim panen mendatang.
Pemandangan kebersamaan itu terlihat pada Kamis (8/10/2026). Di tengah kondisi musim kemarau, warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengerjakan pembangunan jembatan secara bersama-sama.
Bukan hanya tenaga warga yang terlihat di lokasi. Kepala Desa Sido Rahayu, Suyitno, juga turun langsung membaur bersama masyarakat. Selain memberikan arahan, orang nomor satu di Desa Sido Rahayu itu ikut membantu pekerjaan di lapangan.
Sejumlah warga yang berada di lokasi mengatakan pembangunan dilakukan dengan semangat kebersamaan karena jembatan tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat menuju lahan pertanian.
βMumpung masih musim kemarau, kami bersama-sama melakukan pembangunan jembatan ini secara swadaya. Harapannya nanti akses masyarakat menuju persawahan lebih mudah, terutama ketika musim panen,β ungkap warga.
Sementara itu, Kepala Desa Sido Rahayu, Suyetno, yang akrab disapa Kang Yet, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif masyarakat.
Menurutnya, pembangunan akses menuju persawahan merupakan bagian dari upaya mendukung aktivitas masyarakat di sektor pertanian.
βSaya selaku kepala desa sangat mendukung masyarakat. Kita ingin akses di sektor pertanian semakin mudah. Semoga dengan adanya jembatan ini, masyarakat Sido Rahayu, khususnya para petani, semakin terbantu,β ujar Kang Yet.
Gotong royong bukan sekadar bekerja bersama, tetapi menunjukkan bahwa kepentingan masyarakat dapat disatukan melalui kebersamaan.
Di tengah keterbatasan, warga memilih bergerak bersama. Tenaga disatukan, pekerjaan dipikul bersama, dan hasilnya diharapkan dapat dirasakan bersama pula.
Turunnya kepala desa langsung ke tengah masyarakat juga menjadi bagian dari semangat tersebut. Bagi warga, kehadiran pemimpin di lokasi pekerjaan bukan hanya soal memberikan arahan, tetapi juga menunjukkan kebersamaan dalam membangun fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Jembatan yang dibangun secara swadaya itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga menuju persawahan, khususnya saat aktivitas pertanian dan musim panen berlangsung.
Semangat sakai sambayan inilah yang menjadi kekuatan tersendiri bagi masyarakat Desa Sido Rahayu: ketika akses membutuhkan perbaikan, warga tidak hanya menunggu, tetapi memilih bergerak dan bergotong royong membangun.
pewarta yun
