PEKANBARU – RIAU
MELAYUPOST.COM – BimasΒ KatolikΒ Kantor Wilayah Kementerian Agama Riau menggelar Perayaan Syukur Tahun Baru 2022 di Hotel Ameera Pekanbaru, Senin (31/1/202).
Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Protkes), perayaan ini diikuti oleh Pengawas Pakat Tingkat Dasar dan Menengah, Guru Agama Katolik PNS/Non PNS, Penyuluh Agama Katolik PNS/Non PNS yang tersebar di Bumi Lancang Kuning.
Perayaan ini diawali dengan Perayaan Misa yang dipimpin oleh Pastor Emil Sakoikoi, Pr dan berlangsung dengan khidmat.
“Kami mengapresiasi syukuran ini karena pertama kali digelar. Dan harapannya bisa berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya,” kata Pastor Emil dalam kata sambutannya.

Menurut Pastor Emil, acara ini juga menjadi ajang silahturahmi para awam untuk bergerak di lapangan.
Melalui silahturahmi ini, harap Dia dapat memperkuat komunikasi dan konsolidasi.
“Sebab, yang hadir hari ini adalah garda terdepan gereja dalam hidup bermasyarakat. Kita harapkan, sinergitas ini bisa diperkuat lagi, terlebih dengan kelompok kategorial yang ada di lingkungan gereja kita ini,” tandas Pastor Emil.
Sementara Uskup Keuskupan Padang, Mgr. Dr. Vitus Rubianto Solichin, S.X yang menyempatkan hadir pada acara ini juga mengapresiasi perayaan ini.
Menurut Uskup Vitus, kegiatan baik ini mesti terus dilanjutkan.
“Saya tidak menduga bisa turut berpartisipasi dan hadir dalam kegiatan yang luar biasa ini. Semoga, salah satu program pemerintah lewat Kementerian Agama, yaitu moderasi beragama dapat berjalan maksimal untuk menangkal radikalisme,” tutup Uskup Vitus.
Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Riau, Alimasa Gea menjelaskan kegiatan hari ini digagas berkat kerjasama para Pengawas Pakat Tingkat Dasar dan Menengah, Guru Agama Katolik PNS/Non PNS, Penyuluh Agama Katolik PNS/Non PNS se Riau.
“Melalui acara ini, kita ingin mempertegas eksistensi kita di Riau. Bahwa kehadiran kita adalah untuk membina umat katolik,” tegasnya.
melalui silahturahmi ini, Dia juga mengingatkan Keluarga BesarΒ BimasΒ KatolikΒ agar senantiasa menjalin komunikasi dengan hirarki gereja.

“Adapun dua agenda penting tahun ini yang harus kita ikuti ialah Pelaksanaan Sinode di Paroki kita. Kita harus ikut terlibat dalam pelaksanaannya,” imbaunya.
Kemudian, lanjut Alimasa, tahun ini juga merupakan tahun toleransi.
“Artinya, mari kita bersama-sama menyebarkan semangat moderasi beragama ini di lingkungan sekitar kita,” tuntas Dia.
Sementara mewakili para pendidik dan penyuluh, Antonius Suharsono menyampaikan apresiasinya atas pertemuan hari ini.
Menurut Anto, kegiatan ini merupakan kegiatan pertama mereka untuk berkumpul semua.
“Ini pertemuan penting secara kebersaman, sebagaimana gereja dibangun atas persekutuan. Ini juga menjadi tugas panggilan kita bersama. Kita dipanggil sebagai orang penting di hadapan Tuhan. Oleh karena itu, dalam peran apapun, mari kita berkarya. Entah itu PNS atau Non PNS,” tandasΒ Antonius.
Kegiatan ini dihadiri lintas tamu undangan, Anggota DPRD Pekanbaru, Ruslan Tarigan, Anggota DPRD Pelalawan, Monang Pasaribu serta perwakilan kelompok kategorial Pemuda Katolik, WKRI, PMKRI, LP3KD, Vox Point dan lainnya.
Perayaan syukur ini berlangsung semarak dengan berbagai acara hiburan di akhir acara. Seperti tarian tor-tor, lomba tiktok, menyanyi dan lainnya**(D.ose)
