Lampung Timur Melayupost.com- Penanganan dugaan mangkraknya proyek pembangunan jalan onderlagh Tahun Anggaran 2024 di Desa Marga Batin, Kecamatan Waway Karya, hingga kini masih menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat. Memasuki 19 Juli 2026, warga menilai belum ada kepastian mengenai hasil penanganan kasus yang telah lama mereka soroti.
Kasus ini telah berulang kali diberitakan media dan menjadi perbincangan luas di media sosial, termasuk TikTok. Namun, menurut penilaian warga, gaung pemberitaan tersebut belum diikuti dengan informasi yang jelas mengenai perkembangan penanganan oleh pihak yang berwenang.
Kondisi tersebut memunculkan kritik terhadap kinerja Inspektorat Kabupaten Lampung Timur sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Masyarakat mempertanyakan sejauh mana komitmen lembaga tersebut dalam menindaklanjuti laporan dan dugaan penyimpangan yang menjadi perhatian publik.
“Jangan sampai pengawasan hanya terlihat di atas kertas, sementara masyarakat terus menunggu kepastian,” demikian harapan yang disampaikan sejumlah warga. Mereka meminta agar Inspektorat memberikan penjelasan terbuka mengenai status penanganan kasus tersebut agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Menurut warga, lambannya informasi mengenai perkembangan penanganan dugaan proyek mangkrak itu telah memengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas. Mereka berharap setiap laporan yang menyangkut penggunaan anggaran negara diproses secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat Desa Marga Batin juga mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk memastikan seluruh proses pengawasan berjalan sesuai aturan dan dilakukan tanpa tebang pilih. Mereka menilai keterbukaan informasi serta kepastian hukum merupakan bagian penting dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Kini publik menunggu langkah nyata dari Inspektorat Lampung Timur. Apakah dugaan mangkraknya proyek jalan onderlagh Desa Marga Batin akan segera memperoleh kepastian, atau justru terus menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung menemukan titik terang? Jawaban atas pertanyaan itu hanya dapat diberikan melalui tindakan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
pewarta Yuni
