LAMPUNG TIMUR Melayupost. com β Semangat gotong royong dan kekompakan warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, akhirnya membuahkan prestasi. Dalam kemeriahan karnaval memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, Desa Sumber Jaya berhasil menyabet peringkat terbaik ketiga dari 11 desa peserta.
Prestasi tersebut bukan sekadar sebuah penghargaan. Di baliknya terdapat kerja keras, kreativitas, kebersamaan, serta semangat warga yang rela meluangkan waktu dan tenaga demi membawa nama baik Desa Sumber Jaya.
Kepala Desa Sumber Jaya, Candra Kurniawan, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama, bukan perjuangan satu atau dua orang.
βPenghargaan terbaik ketiga ini berkat kerja keras seluruh masyarakat. Kami selalu memegang semboyan bahwa gotong royong adalah kuncinya. Tanpa masyarakat yang kompak, semua ini tidak mungkin terwujud,β ujar Candra Kurniawan di lokasi kegiatan.
Menurutnya, karnaval bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana masyarakat mampu menunjukkan bahwa persatuan dan kebersamaan masih menjadi kekuatan besar dalam membangun desa.
Candra berharap capaian tersebut menjadi pemantik semangat agar kekompakan masyarakat semakin kuat.
βHarapan saya ke depannya masyarakat semakin kompak, bahkan lebih kompak dari sekarang. Kalau kita bersatu dan bergotong royong, saya yakin Desa Sumber Jaya akan semakin maju,β tegasnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang ikut dalam rombongan karnaval mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Ia menilai penghargaan itu merupakan buah dari bimbingan Kepala Desa bersama perangkat desa yang terus mendorong masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan positif.
βKami bangga bisa membawa pulang penghargaan ini. Semua tidak lepas dari arahan dan bimbingan kepala desa serta perangkat desa yang selalu mengajak kami bersama-sama memajukan Desa Sumber Jaya,β ungkapnya.
Juara tiga boleh menjadi angka, tetapi maknanya jauh lebih besar. Penghargaan itu menjadi bukti bahwa ketika pemerintah desa dan masyarakat berjalan beriringan, sebuah kegiatan sederhana dapat berubah menjadi kebanggaan bersama.
Pewarta yuni
