KELUANG – SUMSEL
MELAYUPOST.COM – Belum lama usai dibangun, gedung serbaguna di Desa kebun kacang kelurahan keluang, Kecamatan keluang kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah mengalami kebocoran, Belum diketahui pasti penyebabnya.Walaupun kelurahan keluang ( Pahrul Rozi), mengatakan, bukan nye bocor, tapi tampas dari samping jawabnya, pada Rabu (02/02/2022)
Namun disinyalir proyek pembangunan gedung serbaguna yang bersumberkan (APBD) Dinas perumahan dan kawasan permukiman, tahun anggaran A 2021 itu dikerjakan oleh CV tiga putra dengan nilai anggaran 1,111,279,000 di duga asal jadi. Sehingga menimbulkan kebocoran tak kuat menahan air,,.
saat media melayupost,com-kompirmasi melalui via WhatsApp kepada (Agus lakoni) sebagai pemborong gedung serbaguna jawabannya Waalaikumsalam.insyaa Allah besok tukang ke lapangan buat ngecek kebocoran,kami siap memperbaiki karena masih dalam masa pemeliharaan jawabnya,,
saat wartawan wawancarai, salah satu warga kelurahan keluang dia enggan disebut namanya, sebut saja ( Ar) 37 warga kelurahan keluang, dia mengatakan orang yang ngerjain ini kayaknya yang penting asal kerja dan asal jadi, ini dampak kurang diawasi oleh orang Dinas makanya hasilnya gini agak mengecewakanβ Ucap Ar.
(Ar) berharap kedepannya pekerjaan yang dilakukan oleh Dinas Pu perkim terutama pada pekerjaan gedung serbaguna di kelurahan keluang dapat lebih berkualitas, dalam penanganan yang dilakukan dapat sesuai spesifikasi pekerjaan yang telah direncanakan.imbunya
Ditempat yang berbeda ( Am) yang juga Warga kelurahan keluang mengatakan, kalau emang itu benar pekerjaan gedung serbaguna Saya sangat kecewa, karna setahu saya yang namanya pekerjaan proyek itu kan, direncanakan, dikerjakan, diawasi dan dilaporkan oleh Dinas Pu perkim itu sendiri pasti hasilnya lebih baik dari pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak pemborong, karna pemborongan ngejer keuntungan, sedangka Dinas gak ada keuntungan
Hasil pekerjaan gedung serbaguna Ini dapat menjadi cermin baik atau buruknya Dinas tersebut dimata masyarakat, karna ini akan menjadi barometer masyarakat dalam menilai kualitas pembangunan yang ada di Kabupaten kita, β kalau yang punya aja ngerjain asal jadi, apalagi pihak pekerja yang mikirin keuntungan pasti dapat dibayangkan hasilnya, jangan bisanya yalahin kalau hasil kerjanya aja banyak salahβ ujarnya, am.
saat wartawan melayupost,com kompirmasi melalui via WhatsApp kepada ibu Dela sebagai kabid dinas perumahan dan kawasan permukiman (perkim) sungguh di sayang kan ,wa wartawan kirim conteng dua dibaca tapi tidak di balas,alias bungkam.**(Reki)
