Oplus_0
Lampung Timur Melayupost.com – Semangat menjaga warisan leluhur kembali berkobar. Muli Menghanai Sekappung Limo Migo menyatakan siap total menyukseskan Festival Budaya Sekappung Limo Migo Ke-II yang akan digelar di Taman Purbakala, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.
Tak tanggung-tanggung, kekuatan adat sekappung limo migo dari enam tiyuh di Kecamatan Marga Sekampung dan Kecamatan Sekampung udik dipastikan turun langsung demi menyatukan tekad, hati, dan pikiran agar pesta budaya tersebut berjalan sukses, meriah, dan membanggakan masyarakat adat Lampung.
Lebih hebatnya lagi, Muli Menghanai dari 23 desa di dua kecamatan ikut bergerak bersama menjaga kekompakan demi mengangkat marwah budaya Sekappung Limo Migo agar terus hidup dan tidak hilang digerus perkembangan zaman.
Festival budaya ini bukan sekadar hiburan semata. Di balik kemeriahan acara, tersimpan semangat besar masyarakat adat dalam mempertahankan identitas budaya, adat istiadat, serta seni tradisi warisan nenek moyang yang selama ini mulai tergerus modernisasi.
βKami ingin Sekappung Limo Migo terus dikenal, diakui keberadaannya, bahkan bisa dikenal dunia. Budaya ini adalah harga diri dan jati diri masyarakat adat yang wajib dijaga bersama,β tegas salah satu perwakilan Muli Menghanai.
Persatuan masyarakat adat menjadi kekuatan utama dalam menjaga budaya agar tetap berdiri kokoh di tengah derasnya arus zaman modern. Semangat gotong royong, kekeluargaan, dan rasa memiliki budaya menjadi pondasi besar dalam menyukseskan festival tersebut.
Festival Budaya Sekappung Limo Migo Ke-II diprediksi akan menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Lampung Timur. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat luas hingga wisatawan untuk lebih mengenal kekayaan adat dan budaya Lampung.
Masyarakat pun berharap pemerintah daerah tidak hanya hadir saat seremoni semata, namun benar-benar serius mendukung pelestarian budaya lokal agar warisan leluhur tetap hidup dan tidak hanya tinggal cerita bagi generasi mendatang.
pewarta yuni
